Apakah Doa Rasulullah Yang Tidak Dimakbulkan Oleh Allah?

0
208
views

tmp_19768-menangis_shalat_01-1499855323

Semua doa Rasulullah dikabulkan Allah. Namun, ada satu doa yang tidak dikabulkan-Nya.

Doa itu terkait dengan umatnya. Yang boleh jadi, terjadi pada generasi kita dan karenanya kita patut waspada.

رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- صَلاَةً فَأَطَالَهَا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّيْتَ صَلاَةً لَمْ تَكُنْ تُصَلِّيهَا قَالَ أَجَلْ إِنَّهَا صَلاَةُ رَغْبَةٍ وَرَهْبَةٍ إِنِّى سَأَلْتُ اللَّهَ فِيهَا ثَلاَثًا فَأَعْطَانِى اثْنَتَيْنِ وَمَنَعَنِى وَاحِدَةً سَأَلْتُهُ أَنْ لاَ يُهْلِكَ أُمَّتِى بِسَنَةٍ فَأَعْطَانِيهَا وَسَأَلْتُهُ أَنْ لاَ يُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَأَعْطَانِيهَا وَسَأَلْتُهُ أَنْ لاَ يُذِيقَ بَعْضَهُمْ بَأْسَ بَعْضٍ فَمَنَعَنِيهَا

Rasulullah melakukan solat yang amat panjang. Melihat hal tersebut para sahabat bertanya,

“Tidak biasanya kau melakukan solat seperti itu.”

Baginda menjawab,

“Ya, benar. Solatku itu adalah solat raghbah (penuh harap) dan rahbah (takut kepadaNya), dalam solatku itu aku memohon kepada Allah tiga perkara, Dia mengabulkan dua perkara sedangkan satunya lagi tidak dikabulkan. Aku memohon agar umatku tidak binasa oleh bencana kelaparan, maka Dia mengabulkan permohonan ini. Aku memohon agar umatku tidak dikuasai oleh musuh dari luar mereka, Dia pun mengabulkannya. Namun ketika aku memohon agar umatku tidak merasakan kekejaman di antara sesamanya, Dia tidak mengabulkannya.”

                                                                                                                                                      (HR. Tirmidzi; shahih)

Demikianlah Rasulullah sangat berharap agar umatnya tidak binasa. Allah mengabulkan doa Rasulullah agar umatnya tidak binasa kerana kelaparan dan serangan musuh.

Namun yang membuat Rasulullah bersedih, kebinasaan umat bisa terjadi manakala sebagian muslim berbuat kejam terhadap muslim yang lain.

6fec1e83ef087dc7691a21a58bf03a41

Kita melihat sejak zaman sahabat, umat Islam tak terkalahkan ketika mereka bersatu menghadapi musuh-musuhnya. Namun manakala terjadi perpecahan, sesama muslim saling menyakiti, timbullah kerugian besar di kalangan umat Islam.

Dulu ada perang Jamal, ada perang Siffin, ada peperangan saudara umat Islam semasa Daulah Umayyah, Daulah Abbasiyah hingga Turki Usmaniah. Kini lebih banyak perpecahan dalam kalangan umat Islam akibat berpecahnya kita kepada banyak negara.

Maka kita patut menangis malapetaka ini melebihi kesedihan Rasulullah. Kita patut waspada, bahawa jika kita saling membenci dan menyakiti sesama umat Islam, kita tergolong umat yang akan binasa. Seperti doa Rasulullah yang tidak dikabulkan Allah tersebut.

Sumber : Tarbiyah.net

Mahukan Artikel Seperti Ini Lagi? Sila Isi Form Dibawah

mm
Website yang menumpukan bahan bacaan islamik bagi yang memerlukan untuk pengisian rohani mereka. Jangan lupa like FB dan follow Twitter untuk dapatkan makluman artikel terbaru daripada kami.
Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply