Sejarah dan Asal Usul Kalender Hijriah

0
628
views

Sebelum Wujudnya Kalendar Hijriah

Tahukah Anda? Orang-orang Arab baik sebelum masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam maupun pada masa beliau tidak memiliki angka tahun.

Mereka biasa menamakan tahun dengan peristiwa besar yang terjadi di dalamnya.

Misalnya ada tahun yang disebut tahun gajah (‘amul fil) kerana di tahun tersebut terjadi peristiwa pasukan gajah di bawah pimpinan Abrahah yang akan menghancurkan Ka’bah.

Namun sebelum menjalankan misinya, mereka dihancurkan Allah dengan burung ababil.

Maka kita pun mendengar ungkapan, Rasulullah lahir di tahun gajah.

Maksudnya, tahun saat terjadinya peristiwa yang diabadikan Allah dalam Surat Al Fil tersebut.

Ada tahun yang disebut sebagai tahun fijar (‘amul fijar) kerana pada tahun itu terjadi perang fijar.

Ada tahun yang disebut tahun nubuwah kerana di tahun itu Rasulullah menerima wahyu.

Ada tahun yang disebut (‘amul huzni) kerana tahun itu Rasulullah dan para sahabat bersedih setelah kehilangan dua orang yang berperan penting dalam dakwah yakni ummul mukminin Khadijah dan Abu Thalib.

Dengan meninggalnya dua pembela dakwah itu, tribulasi dan penindasan kaum kafir Quraisy semakin menjadi-jadi.

Demikian tahun demi tahun berjalan tanpa angka.

Hingga di tahun ketiga masa pemerintahan Umar bin Khattab, datang satu masalah yang dialami oleh pemerintah.

Ketiadaan angka tahun membuat sebahagian pegawai pemerintah  mengalami kesulitan.

Contoh kalendar di Mesir

Salah satunya adalah Gabernor Basrah Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu ‘anhu. Beliau mengadukan kepada Amirul Mukminin Umar bin Khattab,

“Wahai Amirul Mukminin, telah datang surat Anda kepada kami namun kami kesulitan untuk memahaminya. Dalam surat tersebut tertulis bulan Sya’ban, namun kami tidak tahu apakah yang dimaksud adalah Sya’ban tahun ini atau Sya’ban tahun kemarin?”

Mendapati masalah ini, Umar merasa perlu menetapkan angka tahun. Beliau lantas meminta para sahabat mengusulkan penetapan tahun.

Ada yang mengusulkan mengikuti tahun romawi, namun cadangan ini tertolak kerana tahun Romawi terlalu jauh.

4 Cadangan Para Sahabat

  1. Kalender Islam dimulai dari tahun kelahiran Rasulullah.
  2. Kalender Islam dimulai dari tahun nubuwwah.
  3. Kalender Islam dimulai dari tahun hijrah.
  4. Kalender Islam dimulai dari tahun wafatnya Rasulullah.

Usulan pertama dan kedua tidak diambil. Setidaknya ada dua alasan.

Pertama, sebagian sahabat berbeda pendapat mengenai tahun kelahiran dan tahun nubuwah.

Kedua, baik kelahiran mahupun tahun nubuwah, keduanya adalah semata-mata anugerah Allah. Tak ada upaya atau perjuangan manusia (juhud basyari) sama sekali.

Cadangan keempat juga tidak diterima. Alasannya, akan mengulang kesedihan jika wafatnya Rasulullah dijadikan tahun pertama kalender Islam.

Ali bin Abu Thalib mengusulkan kalender Islam dimulai dari tahun hijrah. Inilah tahun dimulainya peradaban baru Islam.

Inilah tahun perubahan umat Islam dari yang semula tertindas di Makkah menjadi kekuatan di Madinah.

Dan berbeza dengan kelahiran dan kenabian Rasulullah yang sama sekali tak ada upaya manusiawi, hijrah merupakan perjuangan besar umat Islam yang dipenuhi dengan banyak sejarah pengorbanan.

Maka ditetapkanlah tahun hijrah sebagai tahun pertama kalender Islam. Dan kerananya, penanggalan ini disebut sebagai penanggalan hijriah. Kalender hijriah.

Selanjutnya, bulan apa yang dijadikan bulan pertama tahun hijriah? Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu mengusulkan Muharram.

Mengapa? Sebab sejak dulu orang Arab menganggap Muharram adalah bulan pertama. Kedua, umat Islam telah menyelesaikan ibadah haji pada bulan Dzulhijjah.

Ketiga, bulan Muharram merupakan bulan munculnya tekad hijrah ke Madinah setelah pada Dzulhijjah terjadi Baiat Aqabah II.

 

Diolah dari bersamadakwah.net

Mahukan Artikel Seperti Ini Lagi? Sila Isi Form Dibawah

mm
Website yang menumpukan bahan bacaan islamik bagi yang memerlukan untuk pengisian rohani mereka. Jangan lupa like FB dan follow Twitter untuk dapatkan makluman artikel terbaru daripada kami.
Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply